Pengembangan Wisata Religi Dan Budaya Multikultural Di Masjid Tiban Malang Jawa Timur

Authors

  • Ahmad Beady Busyrol Basyar Institut Agama Islam Al-Qolam Malang

Keywords:

Multikultural, Wisata Religi, Masjid

Abstract

Masjid merupakan simbol persatuan umat muslim, sekitar 700 tahun yang lalu sejak Nabi Muhammad SAW mendirikan masjid pertama, fungsi masjid yang kokoh dan original sebagai pusat peradaban yang mencerdaskan dan mensejahterahkan umat manusia. Selama ini masyarakat beranggapan, Masjid hanya sekedar tempat ibadah. Tetapi, Masjid Tiban di Malang Jawa Timur, dikembangkan melalui pembangunan masyakat multikultural menjadi model wisata religi. Masjid Tiban nama sebenarnya adalah Pondok Pesantren Salafiyah Bahaari, Masjid Ini menjadi model pengembangan dan pemberdayaan masjid yang menggabungkan nilai-nilai religi dengan kebudayaan multikulturan yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar melalui pengembangan wisata religi di Malang Jawa Timur.

 

Published

2022-03-12

How to Cite

Busyrol Basyar, A. B. . (2022). Pengembangan Wisata Religi Dan Budaya Multikultural Di Masjid Tiban Malang Jawa Timur. Jurnal Pusat Studi Jawa Timur, 1(1). Retrieved from https://jpsjt.unisma.ac.id/index.php/jpsjt/article/view/26